Kali ini PATRIA LAND akan membahas tentang batu alam .Dalam mempercantik rumah atau sebuah hunian, ada banyak sekali desain maupun tema yang bisa dipilih guna menampilkan sisi keindahan dan juga kenyamanan bagi penghuninya maupun tamu yang kebetulan sedang berkunjung ke rumah anda. Dari mulai desain futuristik, modern, hingga tema klasik yang menonjolkan sisi naturalnya. Nah, bagi anda yang kebetulan ingin memilih tema rumah dengan tema klasik nan natural, maka batu alam adalah material yang cocok sebagai penghias rumah anda. Mempeindah rumah dengan batu alam adalah pilihan tepat untuk menonjolkan sisi natural yang elegan dalam tema desain rumah anda.

Batu alam merupakan material yang banyak digunakan pada penyelesaian akhir atau finishing dalam sebuah bangunan. Dengan kesannya yang alami dan juga natural, serta tampilannya yang dekoratif, menjadikan batu alam menjadi salah satu pilihan tepat bagi anda yang menginginkan kesan alami nan cantik pada rumah anda.
Tentunya ada beragam jenis batu alam yang bisa anda pilih untuk memperindah rumah anda. Dengan banyaknya ragam yang bisa anda pilih, anda bisa dengan mudah menentukan jenis mana yang cocok untuk anda gunakan sebagai penghias rumah anda. Dan untuk menambah referensi anda mengenai batu alam, mari kita ulas bersama mengenai berbagai jenis batu alam yang bisa anda pilih untuk memperindah rumah anda.
Apa sajakah jenis batu alam yang saat ini umum digunakan sebagai material untuk mempercantik rumah? Secara umumnya, jenis batu alam dapat dibedakan menjadi dua yaitu :
Batu Keras
Batu jenis ini merupakan batuan yang memiliki usia cukup tua. Dimana kondisi tersebut memberikan dampak tingkat kepadatan yang tinggi dan juga porositasnya yang rendah. Berikut beberapa contoh batu jenis keras :
Batu Andesit

Batu andesit merupakan batuan paling keras di antara batu alam yang umumnya dipakai dalam mempercantik rumah. Batu jenis ini berasal dari gunung berapi dan memiliki beberapa ciri yang mudah dikenali, yaitu berwarna abu-abu atau hitam serta ada pula yang memiliki bintik hitam karena adanya proses pembakaran lebih lanjut.
Jenis batu ini memiliki sifat yang padat dan tahan terhadap cuaca serta lumut dimana menjadikan batu ini sebagai salah satu favorit dalam mempercantik suatu bangunan ataupun rumah. Batu Andesit memiliki bentuk lempeng dan tersedia di pasaran dalam berbagai ukuran yaitu 5 cm x 20 cm hingga 20 cm x 40 cm serta memiliki ketebalan 3 sampai dengan 4 cm.
Untuk jenis dan warnanya sendiri bervariasi. Batu jenis ini dinamakan sesuai dengan daerah asalnya, misal andesit cibereum, andesit cipanca, andesit gunung haur ataupun andesit cilimus dimana masing-masing mempunyai karakteristik dan keunikan yang berbeda.
Adapun pola pemasangannya memiliki berbagai variasi, seperti susun bata, susun sirih, kotak-kotak bujur sangkar, pemasangan maju mundur dan sebagainya. Pola susun bata paling banyak digunakan karena menjadikan struktur pelapis dinding menjadi kuat dan saling mengikat.

Batu sabak atau slate stone lebih dikenal dengan sebutan batu kali. Selain sangat kuat untuk pondasi, jenis batuan ini dapat dibelah menjadi lempengan tipis untuk pelapis dinding maupun lantai.
Jenis batuan ini memiliki beberapa ciri, diantaranya berpori kecil, memiliki susunan yang berlapis-lapis, sehingga mudah dibelah menjadi lempengan-lempengan tipis, sehingga orang lebih banyak menyebutnya batu templek. Warna yang umum dijumpai adalah abu-abu, hitam, hijau tua dan merah tua.
Pengaplikasian batu sabak ini sebagian besar digunakan pada bagian luar (eksterior) semisal dinding pagar, kolam, dan juga pilar. Namun tidak menutup kemungkinan untuk diterapkan pada bagian dalam ruangan ataupun interior.

Marmer merupakan jenis batuan kristalin kasar yang berasal dari batu gamping atau dolomit. Marmer yang murni berwarna putih dimana penyusun utamanya adalah mineral kalsit. Marmer sendiri merupakan batuan hasil proses metamorfosa dari batu gamping. Pengaruh suhu dan tekanan yang dihasilkan oleh gaya endogen menyebabkan terjadi rekristalisasi pada batuan tersebut dimana membentuk berbagai foliasi mapun non foliasi.
Pemakaian batu marmer pada rumah anda tentunya akan menghadirkan kesan mewah dan juga elegan dimana urat pada batu marmer akan memberikan tampilan yang menarik. Batu marmer di pasaran dijual dalam bentuk lempengan yaitu marmo ( permukaan gelombang), bakaran (permukaan dibakar), keprik ( bermuka gerigi) dan Napoli ( geriginya lebih besar).
Jika anda memutuskan untuk menggunakan marmer, maka usahakan untuk memilih yang berwarna gelap. Karena marmer memiliki pori-pori yang dapat menyerap noda akibat tumpahan kopi atau bahan kimia.
Kelemahan material ini adalah tidak tahannya terhadap goresan. Untuk mengakali hal tersebut, anda bisa memberikan lapisan akrilik ataupun coating dimana hal ini membuat marmer tetap mudah dibersihkan jika terkena noda. Anda bisa juga memakai jasa poles marmer. Proses pemolesan dapat dilakukan secara rutin setiap 3 atau 6 bulan sekali. Perlu diperhatikan bahwa sifat marmer yang sensitif terhadap perubahan cuaca maka hindarilah penggunaan marmer pada bagian eksterior rumah yang sering terkena hujan maupun panas.

Batu Granit merupakan salah satu jenis batu alam yang popular di masyarakat dimana ditambang dalam bentuk balok-balok besar. Granit adalah batuan beku intrutif yang sudah banyak di aplikasikan pada bangunan ataupun rumah. Penggunaan batu ini sangat cocok untuk pelapis dinding, lantai, serta dinding kamar mandi untuk menimbulkan suasana natural dan segar.
Karena sifatnya yang tahan terhadap suhu tinggi, maka batu jenis ini dapat digunakan pada permukaan dapur. Strukturnya yang keras memungkinkannya untuk digunakan di dalam maupun di luar ruangan. Untuk memperlambat pertumbuhan jamur pada permukaannya maka anda bisa menambahkan polish.
Batuan jenis lunak merupakan batu yang memiliki usia lebih muda sehingga mempunyai tingkat kepadatan lebih rendah dan dengan tingkat porositasnya yang tinggi. Beberapa batu jenis lunak ini diantaranya :

Batu pasir ataupun sandstone merupakan batuan yang berasal dari endapan butiran pasir yang mengalami perubahan selama bertahun-tahun. Batu pasir tahan terhadap cuaca dan juga mudah untuk dibentuk. Batuan ini memiliki karakteristik yang lunak serta mudah dipahat.
Dalam penggunaannya, batuan ini bisa dipakai pada bagian dalam (interior) maupun di bagian luar ruangan (eksterior). Batuan jenis ini umumnya bersifat porous. Apabila digunakan pada lantai yang memikul beban berat maka anda bisa memilih batu yang memiliki ketebalan 4 cm keatas. Sedangkan untuk penggunaan di luar ruangan (eksterior), pilihlah pada ruangan yang panas dan tidak lembab, karena jamur dan lumut sangat cepat tumbuh di batu jenis ini. Untuk menghindari tumbuhnya jamur dan lumut pada batu, maka anda bisa mempergunakan coating.
Untuk memperoleh hasil maksimal, ada hal yang perlu diperhatikan pada saat pemasangan atau instalasi. Batu jenis ini hendaknya dipasang dalam keadaan basah atau dicelupkan kedalam air terlebih dahulu sehingga benar-benar basah, kemudian baru dipasang.
Beberapa contoh batu pasir (sandstone) yang banyak dikenal di pasaran diantaranya adalah Batu Palimanan, Bali Green atau Tuff Breccia , dan juga Batu Breksi.

Limestone ataupun batu gamping merupakan batuan yang terbentuk dari pengerasan kapur. Contoh batuan jenis limestone yang banyak dikenal di pasaran adalah batu paras. Batu paras sendiri memiliki ciri tekstur yang cukup halus.
Batu paras ini bisa diaplikasikan pada segala ruang, baik eksterior maupun interior. Namun yang perlu diingat adalah batu paras memiliki tingkat porositas tinggi sehingga mudah lembab dan ditumbuhi lumut. Sehingga jika anda akan mempergunakannya di luar ruangan maka hendaknya anda melapisinya dengan coating. Selain itu, pada saat pemasangan gunakanlah adukan semen yang lembek agar batu dapat terikat dengan kuat di dinding.
Batu paras yang banyak beredar di pasaran sendiri berasal dari dua daerah berbeda. Yaitu batu paras dari Bali yang dikenal dengan sebutan Paras Taro, dan juga Paras Yogya yang berasal dari kota Yogyakarta
➣ Kelebihan Dan Kekurangan Batu Alam
Setelah membahas ragam jenis batu alam yang umum digunakan pada sebuah bangunan ataupun rumah, mari kita coba ulas sedikit mengenai apa saja kekurangan dan juga kelebihannya jika anda memilih batu alam sebagai material untuk mempercantik rumah idaman anda:
Kekurangan Batu Alam
Kelebihan Batu Alam
Setelah melihat ulasan singkat mengenai kekurangan dan juga kelebihan batu alam, dibawah ini ada beberapa tips bagi anda yang ingin mempercantik rumah anda dengan batu alam
Demikian ulasan mengenai serba-serbi batu alam dan juga tips yang bisa anda lakukan dalam menambah keindahan dan juga kecantikan ruangan rumah anda. Dengan pemilihan jenis batu yang tepat dan juga sesuai dengan tema rumah anda, maka dapatkanlah nilai artistik yang tinggi pada keindahan rumah anda dimana akan menambah semarak dan juga kenyamanan tersendiri.
Kami PATRIA LAND kontraktor yang berpengalaman dalam membangun rumah .
kwalitas terjamin karena di kerjakan dengan tukang – tukang yg berpengalamn di bidang masing masing.
KEPUASAN ANDA ADALAH KEBANGGAN KAMI